Beranda > kata mutiara > Kalimat Perintah

Kalimat Perintah

Dalam kehidupan bermasyarakat, kita pasti
berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain.
Dalam komunikasi tersebut kita memakai bahasa
sebagai sarananya. Dalam bahasa Indonesia, kita
mengenal adanya kalimat berita, kalimat tanya, kali-
mat harapan, kalimat seru, dan kalimat perintah.
Kalimat perintah adalah kalimat yang
mengandung perintah atau permintaan agar orang lain
melakukan suatu hal yang diinginkan. Kalimat
perintah memiliki ciri-ciri:
a. menggunakan intonasi keras, terutama perin-
tah biasa dan larangan;
b. kata kerja menggunakan kata dasar;
c. mempergunakan partikel pelembut -lah.

Contoh:
serah kamu mau bilang apa, yang pen-
ting jangan katakan kalau itu dariku.
Meri
: Apa keuntungannya buat aku?
Agi
: Besok kutraktir kamu makan minum
sepuasmu. Kamu boleh makan apa sa-
ja yang kamu suka!
Agi pergi meninggalkan Meri yang masih be-
ngong sambil memegang kado kecil di tangan-
nya.
Pada pembelajaran ini, kalian akan mempelajari
dan harus memahami kalimat perintah secara lisan.
Pada aspek ini kalian harus mampu mengidentifikasi
perintah dalam teks dengan menyimak teks yang di-
bacakan teman kalian.
2.1.1 Menyimak Percakapan
Dua orang siswa membacakan dua teks berikut.
Siswa yang lain menyimak sambil mengidentifikasi
adanya perintah dalam teks.
Teks (1)
Seorang ibu sedang sibuk menyiapkan ma-
kanan di meja makan.
Ibu
: Do, cepatlah ke sini! Makanan sudah
ibu siapkan.
Seseorang menyahuti panggilan dari dalam
kamar.
Edo
: Iya, Bu. Sebentar.
Ibu
: Kamu sedang apa? Dari tadi kok di ka-
mar terus.
Edo
: Saya sedang membereskan keperluan
yang harus saya bawa besok.
Selang beberapa menit, seorang anak usia
15 tahun keluar dari kamarnya menuju meja
makan.
Ibu
: Kamu mau ke mana besok?
Edo
: Ikut acara yang diadakan anak-anak
pencinta alam, Bu. Ibu mengizinkan sa-
ya pergi, kan?
Ibu
: Nanti saja bicaranya, sekarang makan-
lah dulu. Ayo, kita berdoa dulu.
Teks (2)
Agi
: Meriiii …..!
Seorang gadis 15 tahun mencari-cari arah
teriakan yang memanggil namanya.
Meri
: Kamu, Gi. Ada apa?
Agi
: Aku mau minta tolong padamu.
Meri
: Apa?
Agi
: Tolong berikan ini pada Arini. Tapi…
jangan katakan kalau ini pemberian
dariku.
Agi menyerahkan sebuah kado kecil pada
Meri. Meri menerimanya dengan bingung karena
tidak mengerti maksud kata-kata Agi.
Meri
: Lalu… Aku harus bilang apa pada
Arini?
Agi
: Tolonglah, kamu kan sahabatnya. Ter-
? Pergilah dari tempat ini, segera!
? Jangan katakan kalau aku ada di sini!
? Berikan ini pada Ibu, tapi jangan katakan
keberadaanku!
? Marilah kita bahu-membahu memba-
ngun kota ini!

Kategori:kata mutiara
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: