Macam-macam Perintah

November 2, 2012 Tinggalkan komentar

Pada bagian sebelumnya, kalian telah mampu
mengidentifikasi perintah dalam teks percakapan dan
memahami perintah kerja langsung dan tidak lang-
sung. Pada bagian ini, kalian harus mampu meru-
muskan kembali isi perintah secara lisan dan mampu
membuat macam-macam kalimat perintah.
2.3.1 Macam-macam Perintah
Kalimat perintah dapat dibedakan menjadi pe-
rintah biasa, perintah permintaan, perintah mengizin-
kan, perintah ajakan, perintah bersyarat, perintah
sindiran, dan perintah larangan. Sekarang, kita akan
mempelajari berbagai macam perintah tersebut.
A.Perintah biasa
Perintah biasa bervariasi, dari perintah yang lunak
sampai perintah yang sangat keras. Intonasi yang
dipergunakan pun bervariasi.
Contoh:
? Usir anjing itu!
? Usirlah anjing itu!
? Pergi!
? Pergilah dari sini!
? Masuk!
? Kerjakan soal-soal ini sebaik-baiknya!
B.Perintah permintaan
Perintah permintaan adalah perintah yang halus.
Orang yang menyuruh bersikap merendah.
Contoh:
? Coba dengarkan baik-baik!
? Tolong bawa buku itu ke sini!
? Harap berdiri!
? Kalau boleh, bantulah anak itu!
? Kalau ada waktu, bacalah buku ini!
? Bolehkah saya duduk di sini!
? Saya minta dengan hormat, supaya Anda
pergi dari sini!
C.Perintah mengizinkan
Perintah mengizinkan adalah perintah biasa
yang ditambahkan dengan pernyataan yang meng-
ungkapkan pemberian izin.
Contoh:
? Ambillah buku itu, seberapa kau suka!
? Makanlah, semampu Anda.

D.Perintah ajakan
Perintah ajakan biasanya didahului oleh kata-
kata ajakan seperti marilah, baiklah.
Contoh:
? Marilah kita berdoa lebih dulu!
? Baiklah kamu jalan duluan!
E.Perintah bersyarat
Perintah bersyarat adalah perintah yang
mengandung syarat untuk terpenuhinya sesuatu hal.
Contoh:
? Tanyakanlah kepadanya, tentu ia akan
menerangkan kepadamu!
? Bantulah dia, pasti pekerjaannya akan
segera selesai!
F.Perintah sindiran
Perintah sindiran adalah perintah yang
mengandung ejekan karena yakin bahwa yang
diperintah tidak mampu melaksanakan yang
diperintahkan.
Contoh:
? Kerjakan sendiri, kalau kamu bisa!
? Dekatilah anjing itu, kalau berani!
G.Perintah larangan
Perintah larangan adalah perintah yang melarang
seseorang melakukan sesuatu hal. Bila larangan itu
bersifat umum atau resmi digunakan kata dilarang.
Bila larangan itu bersifat khusus atau tidak resmi
digunakan kata jangan.
Contoh:
? Dilarang membuang sampah di sini!
? Jangan merokok!
2.3.2 Merumuskan Kembali
Perintah
Perintah yang kita terima dari orang lain, belum
tentu dapat kita pahami dengan benar sehingga kita
harus cermat dalam menerima perintah dari siapa
pun. Misalkan, Anda sebagai karyawan dalam suatu
perusahaan mendapat perintah dari direktur untuk
menginformasikan sesuatu kepada sesama karyawan
yang lain. Untuk dapat menyampaikan perintah di-
rektur, Anda harus mampu merumuskan kembali pe-
rintah tersebut dalam bahasa yang tepat.

Kategori:kata mutiara

Kalimat Perintah

November 2, 2012 Tinggalkan komentar

Dalam kehidupan bermasyarakat, kita pasti
berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain.
Dalam komunikasi tersebut kita memakai bahasa
sebagai sarananya. Dalam bahasa Indonesia, kita
mengenal adanya kalimat berita, kalimat tanya, kali-
mat harapan, kalimat seru, dan kalimat perintah.
Kalimat perintah adalah kalimat yang
mengandung perintah atau permintaan agar orang lain
melakukan suatu hal yang diinginkan. Kalimat
perintah memiliki ciri-ciri:
a. menggunakan intonasi keras, terutama perin-
tah biasa dan larangan;
b. kata kerja menggunakan kata dasar;
c. mempergunakan partikel pelembut -lah.

Contoh:
serah kamu mau bilang apa, yang pen-
ting jangan katakan kalau itu dariku.
Meri
: Apa keuntungannya buat aku?
Agi
: Besok kutraktir kamu makan minum
sepuasmu. Kamu boleh makan apa sa-
ja yang kamu suka!
Agi pergi meninggalkan Meri yang masih be-
ngong sambil memegang kado kecil di tangan-
nya.
Pada pembelajaran ini, kalian akan mempelajari
dan harus memahami kalimat perintah secara lisan.
Pada aspek ini kalian harus mampu mengidentifikasi
perintah dalam teks dengan menyimak teks yang di-
bacakan teman kalian.
2.1.1 Menyimak Percakapan
Dua orang siswa membacakan dua teks berikut.
Siswa yang lain menyimak sambil mengidentifikasi
adanya perintah dalam teks.
Teks (1)
Seorang ibu sedang sibuk menyiapkan ma-
kanan di meja makan.
Ibu
: Do, cepatlah ke sini! Makanan sudah
ibu siapkan.
Seseorang menyahuti panggilan dari dalam
kamar.
Edo
: Iya, Bu. Sebentar.
Ibu
: Kamu sedang apa? Dari tadi kok di ka-
mar terus.
Edo
: Saya sedang membereskan keperluan
yang harus saya bawa besok.
Selang beberapa menit, seorang anak usia
15 tahun keluar dari kamarnya menuju meja
makan.
Ibu
: Kamu mau ke mana besok?
Edo
: Ikut acara yang diadakan anak-anak
pencinta alam, Bu. Ibu mengizinkan sa-
ya pergi, kan?
Ibu
: Nanti saja bicaranya, sekarang makan-
lah dulu. Ayo, kita berdoa dulu.
Teks (2)
Agi
: Meriiii …..!
Seorang gadis 15 tahun mencari-cari arah
teriakan yang memanggil namanya.
Meri
: Kamu, Gi. Ada apa?
Agi
: Aku mau minta tolong padamu.
Meri
: Apa?
Agi
: Tolong berikan ini pada Arini. Tapi…
jangan katakan kalau ini pemberian
dariku.
Agi menyerahkan sebuah kado kecil pada
Meri. Meri menerimanya dengan bingung karena
tidak mengerti maksud kata-kata Agi.
Meri
: Lalu… Aku harus bilang apa pada
Arini?
Agi
: Tolonglah, kamu kan sahabatnya. Ter-
? Pergilah dari tempat ini, segera!
? Jangan katakan kalau aku ada di sini!
? Berikan ini pada Ibu, tapi jangan katakan
keberadaanku!
? Marilah kita bahu-membahu memba-
ngun kota ini!

Kategori:kata mutiara

Langkah Mudah Atasi “Jetlag”

November 2, 2012 Tinggalkan komentar

Mual, sulit tidur, tidak enak badan,
emosi yang tidak stabil merupakan tanda-
tanda seorang mengalami jetlag. Tak jarang,
hal ini menjadi masalah yang cukup
mengganggu aktivitas. Meski dianggap nor-
mal, adakah cara untuk mengatasinya?
Jetlag terjadi karena adanya perbedaan
waktu dari tempat keberangkatan ke daerah
tujuan, sehingga tubuh kita dipaksa untuk
menyesuaikan diri, yang disebut juga dengan
circadian rhythms. Para ahli mengatakan,
risiko jetlag lebih kecil pada perjalanan dari
timur ke barat dibandingkan dari barat ke
timur.

Berikut ini cara untuk mengatasi jetlag:
1. Sesampainya di tempat tujuan, sebaiknya segera sesuaikan
jam biologis Anda, seperti jam makan dan tidur dengan waktu
setempat. Hal ini akan membantu tubuh untuk beradaptasi
dengan perubahan waktu.
2. Biarkan tubuh diterpa sinar matahari setelah sampai di tempat
tujuan atau membiarkan sinar matahari masuk ke dalam kamar.
Sinar matahari tersebut akan memberi rangsangan pada sel-
sel tubuh untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Dengan
demikian tubuh akan lebih cepat beradaptasi dengan waktu
setempat.
3. Bila kedatangan Anda di tempat tujuan sudah dipenuhi dengan
berbagai jadwal, sebaiknya pilihlah jadwal keberangkatan yang
jam kedatangannya cukup jauh dengan jadwal yang pertama.
Jeda waktu ini merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh
beradaptasi dengan lingkungan dan waktu setempat.
4. Usahakan untuk menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga
untuk memberi sistem kekebalan yang lebih pada tubuh. Dengan
begitu, Anda pun tidak terlalu mudah terserang rasa pusing,
dan sebagainya.
5. Pastikan bahwa Anda sudah tidur yang cukup pada malam
sebelum keberangkatan.
6. Perjalanan yang kadang memakan waktu lebih dari sehari, bisa
dimanfaatkan dengan melatih jam biologis untuk menyesuaikan
diri di tempat tujuan. Misalnya, tidur di jam yang sesuai dengan
waktu tujuan.
7. Cobalah untuk menggerakkan tubuh dengan berjalan-jalan di
sekitar kabin pesawat. Cara ini dilakukan untuk menghindari
terjadinya kaki bengkak karena kurang lancarnya peredaran

Kategori:kata mutiara

Share this Music

Oktober 30, 2012 Tinggalkan komentar
Kategori:kata mutiara

Menyimpulkan Isi Dialog Interaktif dari Radio atau Televisi

Oktober 29, 2012 Tinggalkan komentar

Kalian tentu pernah menyimak dan memahami dialog dari
sebuah televisi atau radio, bukan? Dalam dialog tersebut pasti
termuat informasi yang dapat menambah pengetahuan dan
wawasan belajar kalian. Pada pembahasan ini, kita akan mengulas
tema dan informasi dalam dialog interaktif dengan narasumber.
Di bawah ini terdapat teks dialog dengan beberapa
narasumber. Kalian tidak perlu membacanya, karena dialog tersebut
akan dibacakan dan diperagakan oleh teman-teman kalian di depan
kelas. Simaklah dialog berikut!

A : Apa yang Bapak paparkan dalam acara
English in Preparation for the Beijing
2008 Olympic Games di Open Piazza,
Times Square, Hongkong?
B : Saya memaparkan bahwa 83% perusaha-
an meminta karyawannya terus belajar
bahasa Inggris untuk meningkatkan daya
saing.
A : Bagaimana Bapak mengetahui hal
tersebut?
B : Hasil itu diperoleh dari jajak pendapat
yang dilakukan English town (anak
perusahaan EF), Recruit.com dan Yahoo!
Hongkong. Mereka melakukan survei
sejak 6-12 Agustus dengan melibatkan
200 pengusaha dan 1.200 karyawan di
Hongkong.
A : Bagaimana hasil dari jajak pendapat
tersebut?
C : Jajak pendapat menunjukkan bahwa
68% pengusaha dan 52% karyawan
yakin bahwa kemampuan mendengar,
membaca, berbicara, dan menulis telah
merosot di antara tenaga kerja di
Hongkong dibandingkan standar 10
tahun silam. Sebanyak 71% karyawan
berpendapat, akan sulit untuk memegang
posisi manajer dengan kemampuan
bahasa Inggris yang buruk, walaupun
calon manajer tersebut memiliki
pengalaman lama.
A : Lalu, bagaimanakah dengan tenaga kerja
itu sendiri?
C : Dalam jajak pendapat tersebut terungkap
bahwa 32% tenaga kerja yang diwawan-
cara merasa sangat tertekan jika mereka
memiliki kemampuan bahasa Inggris
yang buruk.
A : Mengapa para tenaga kerja sampai
merasa sangat tertekan, Pak?
B : Karena sebanyak 60% pengusaha
menegaskan bahwa jika perusahaan
mencari seorang manajer untuk mewakili
perusahaan dalam rapat penting,
kandidat harus menjalani tes kemampuan
bahasa Inggris dalam wawancara. Konse-
kuensinya jika dua kandidat memiliki
kesamaan kualifikasi dan pengalaman
kerja, 90% pengusaha akan memilih
kandidat dengan bahasa Inggris terbaik.
A : Seberapa besar kemampuan berbahasa
Inggris menjadi faktor utama saat
mempromosikan karier karyawan?
C : Sebanyak 79% pengusaha dan 75%
karyawan mengatakan bahwa kecakapan
bahasa Inggris berdampak langsung pada
peluang promosi dan peningkatan gaji.
Selain itu, rendahnya kemampuan
bahasa Inggris berdampak negatif dalam
memenangkan persaingan bisnis di
Hongkong. Sebanyak 85% pengusaha
dan 77% karyawan mengutarakan bahwa
buruknya standar kemampuan bahasa
Inggris karyawan berdampak negatif
terhadap citra dan bisnis perusahaan.

A : Bagaimana pendapat para karyawan
dengan adanya ketentuan bahwa
karyawan harus mampu berbahasa
Inggris.
C : Sebanyak 75% karyawan setuju bahwa
mereka harus meningkatkan kemampuan
bahasa Inggris mereka untuk
meningkatkan daya saing.
(Sumber: Seputar Indonesia, 13 September 2007,
dengan pengubahan)

Setelah menyimak dialog yang diperagakan teman-teman,
kalian dapat mencatat hal-hal penting dalam dialog sebagai berikut.
1.Jajak pendapat dilakukan oleh English town (anak
perusahaan EF), Recruit.com dan Yahoo! Hongkong.
2.Sebanyak 83% perusahaan meminta karyawannya terus
belajar bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing.
3.Survei dilakukan sejak 6-12 Agustus dengan melibatkan
200 pengusaha dan 1.200 karyawan di Hongkong.
4.Sebanyak 68% pengusaha dan 52% karyawan yakin
bahwa kemampuan mendengar, membaca, berbicara, dan
menulis telah merosot di antara tenaga kerja di Hongkong
dibandingkan standar 10 tahun silam.
5.Sebanyak 71% karyawan berpendapat bahwa akan sulit
untuk memegang posisi manajer dengan kemampuan
bahasa Inggris yang buruk, walaupun memiliki pengalaman
lama.
6.Sebanyak 32% tenaga kerja yang diwawancara merasa
sangat tertekan jika mereka memiliki kemampuan bahasa
Inggris yang buruk.
7.Sebanyak 60% pengusaha menegaskan bahwa jika
perusahaan mencari seorang manajer untuk mewakili
perusahaan dalam rapat penting, kandidat harus menjalani
tes kemampuan bahasa Inggris dalam wawancara.
8.Sebanyak 79% pengusaha dan 75% karyawan
mengatakan bahwa kecakapan bahasa Inggris berdampak
langsung pada peluang promosi dan peningkatan gaji.
9.Sebanyak 85% pengusaha dan 77% karyawan
mengutarakan bahwa buruknya standar kemampuan
bahasa Inggris karyawan berdampak negatif terhadap citra
dan bisnis perusahaan.
10. Sebanyak 75% karyawan setuju bahwa mereka harus
meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka untuk
meningkatkan daya saing.

Kategori:kata mutiara

Menilai Pementasan Drama

Oktober 29, 2012 Tinggalkan komentar

Pada pelajaran yang lalu, kamu sudah mempelajari cara membahas
dan menanggapi pementasan drama yang digelar oleh teman-temanmu.
Pada pelajaran kali ini, kamu akan berlatih memberikan penilaian terhadap
pementasan drama. Hal-hal yang harus kamu perhatikan dan kamu beri
penilaian, antara lain adalah
1.naskah,
2.penyutradaraan/bentuk garapan,
3.akting para tokoh, dan
4.keserasian artistik, misalnya panggung, musik, lampu, tat rias, dan tata
kostum.
Dalam penilaian naskah, hal yang dinilai adalah kualitas naskah tersebut,
apakah naskah menarik, unik, dan memiliki kemungkinan untuk
dipentaskan. Bagaimana bahasa yang digunakan dalam naskah tersebut
juga perlu mendapat penilaian. Pemilihan naskah tertentu untuk
dipentaskan berpengaruh pada penyutradaraan atau bentuk garapan. Jika
naskahnya realis (mendekati kehidupan sehari-hari yang nyata), akan lebih
baik jika bentuk garapan menggunakan pendekatan realis.
Untuk memberikan penilaian terhadap akting tokoh, perlu
diperhatikan kesanggupan aktor/artis dalam memerankan tokoh tertentu.
Misalnya, si A memerankan tokoh si B. Maka segala tingkah laku, ucapan,

dan pandangannya harus sesuai dengan karakter tokoh B, bukan karakter
lagi si A. Jika berada di atas panggung, akting harus sungguh-sungguh
sehingga penonton yakin yang mereka lihat adalah nyata, bukan pura-pura.
Penilaian terakhir ialah penilaian mengenai unsur artistik, yaitu apakah
artistik yang digunakan sesuai, serta sanggup memberi dukungan dan daya
hidup pada pementasan.

Kategori:kata mutiara

Mendengarkan Pembacaan Sinopsis Novel

Oktober 29, 2012 Tinggalkan komentar

Alur merupakan salah satu unsur instrinsik yang membangun sebuah
novel. Alur terbagi menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.
1.Alur maju (progresif) merupakan alur yang urutan ceritanya maju, dari
masa lalu menuju masa depan.
2.Alur mundur dapat juga disebut alur regresif atau sorot balik (flash
back), yaitu alur yang urutannya dari masa sekarang menuju ke masa
lalu.
3.Alur campuran, merupakan campuran dari alur maju dan alur mundur.
Tahapan alur antara lain, adalah pengenalan konflik
penanjakan
konflik
klimaks
penurunan konflik
penyelesaian
Agar dapat memahami alur lebih jelas, simaklah sinopsis novel berikut
ini!
Judul : Burung-burung Rantau
Karya : YB. Mangun Wijaya
Novel ini mengisahkan kehidupan tokoh modern dan memiliki mobilitas
tinggi. Marineti sebagai salah satu tokoh utama tampil sebagai sosok
perempuan yang kuat, cerdas, dan berjiwa sosial tinggi. Marineti ?dalah
mahasiswa jurusan antropologi di salah satu universitas bergengsi di Jakarta.
Ia aktif dalam kegiatan sosial di sebuah perkampungan kumuh. Ia pernah
menghadiri undangan dari organisasi sosial dunia untuk mengikuti konferensi
di Calcuta, India. Ketika ia memulai mengerjakan penelitian untuk meraih gelar
sarjana, dosennya menyarankan agar ia mencari referensi (sumber) tidak
itu, hanya di Indonesia. Oleh karena itu, Neti berkeliling dari negara satu ke
negara lain untuk melakukan penelitian.
Pada waktu seorang kakak laki-lakinya menikah dengan gadis Yunani,
Neti bertemu dengan Gandhi Krishnahatma, tanam yang ia kenal pada waktu
konferensi di Calcuta, India. Neti akhirnya jatuh cinta kepada Gandhi. Namun
cintanya kandas di tengah jalan. Gandi harus menikah dengan gadis pilihan
orang tuanya meskipun sebenarnya ia juga mencintai Neti. Neti tidak putusasa menghadapi hidup. Ia punya kehidupan dan tanggung jawab yang lain. Setelah semua urusan

akademisnya selesai, Neti memutuskan untuk kembali mengurusi anak-anak didiknya di
perkampungan kumuh.

Kategori:kata mutiara